Langsung ke konten utama

Stres kerja

Stres kerja adalah tanggapan atau respon individu ketika dihadapkan dengan tuntutan dan tekanan pekerjaan: 

  • yang tidak sesuai dengan pengetahuan dan kemampuan dan 
  • yang menantang kemampuan individu untuk mengatasinya.

Stres kerja timbul sebagai akibat persepsi dan penilaian individu terhadap potensi bahaya dari suatu stimulus atau stresor atau faktor risiko psikososial di tempat kerja.

Beberapa faktor risiko psikososial di tempat kerja:

  • Beban kerja yang berlebihan
  • Konflik dengan rekan kerja atau atasan
  • Kekurangan kontrol atau kekuasaan dalam pekerjaan
  • Ketidakpastian
  • Lingkungan kerja
  • Keterbatasan sumber daya untuk menyelesaikan tugas, 
  • Kelelahan emosional akibat tugas-tugas yang menuntut emosi

Keberadaan faktor risiko psikososial di tempat kerja tidak otomatis menimbulkan stres kerja. 

Stres kerja muncul sepenuhnya dari persepsi individu (baik akurat atau tidak akurat) dari hubungan individu dengan lingkunganya. Persepsi individu ini melibatkan:

  • penilaian faktor risiko psikososial yang ada dan 
  • penilaian kecukupan sumber daya koping

Ketidakseimbangan ini memunculkan pengalaman stres dan respons stres. Persepsi ancaman muncul ketika tuntutan yang dikenakan pada individu dinilai melebihi kemampuannya untuk mengatasi tuntutan tersebut. Pengalaman stres dan respons stres yang timbul mungkin bersifat fisiologis dan/atau perilaku. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Interpretasi hasil analisis statistika pajanan lingkungan kerja

Dalam postingan Statistik data hasil pemantauan pajanan lingkungan kerja (professional-hse.blogspot.com)  sudah disampaikan statistik yang harus dihitung saat menganalisis data hasil pengukuran pajanan di lingkungan kerja.  Di bawah ini adalah contoh interpretasi hasil pengukuran pajanan benzene dengan passive sampler pada 12 pekerja dengan level of detection 0,033 ppm. Kita lihat bahwa statistik rerata aritmatika dan rerata aritmatika dengan pendekatan maximum likelihood estimation (MLE) tidak berbeda jauh, akan tetapi jika diperhatikan rentang nilai minimum - maksimum (0,034 - 0,507 ppm) lebih besar dibandingkan rentang nilai batas bawas - atas (0,124 - 0,395). Rerata geometris, yang tidak terpengaruh oleh pencilan, lebih kecil dibandingkan kedua rerata aritmatika.  Variabilitas pajanan dapat dinilai dengan statistik simpang baku geometris. Pada contoh di atas terlihat bahwa nilai simpang baku geometris di atas 1,5 tetapi lebih kecil dari 2,5 dengan demikian vari...

Pajanan lingkungan kerja berlebihan

Pajanan berlebihan terhadap zat kimia di tempat kerja yang dapat menyebabkan masalah kesehatan ketika pekerja terpajan dengan zat kimia tersebut terus-menerus. Hal ini dapat terjadi di tempat kerja di mana zat kimia tersebut diproduksi, diformulasikan, dan digunakan secara komersial. Lama pajanan meningkatkan risiko masalah kesehatan.  Definisi pajanan lingkungan kerja berlebihan adalah situasi lingkungan kerja yang memerlukan intervensi atau pengendalian yang dilakukan tidak baik.  Dalam bahasa statistik, pajanan berlebihan adalah kemungkinan pajanan rata-rata pekerja yang dipilih secara acak melebihi NAB. Artinya, kita harus menghitung karakteristik distribusi pajanan, dan membandingkan dengan NAB, di mana jika nilainya lebih besar atau sama dengan NAB maka karakteristik distribusi pajanan tersebut tidak dapat diterima ( unacceptable ). Pada lingkungan kerja dengan karakteristik distribusi pajanan yang unacceptable harus dilakukan tindakan pengendalian.  Beberapa karakt...

Statistik data hasil pemantauan pajanan lingkungan kerja

Data hasil pemantauan dapat diinterpretasikan dengan hanya membandingkan hasil perhitungan statistik deskriptif dengan NAB (Nilai Ambang Batas) jika semua data yang ada lebih rendah dari 0,1 NAB atau di atas NAB. Tetapi ketika data hasil pemantauan mendekati atau mencakup NAB, maka statistik inferensial seperti persentil ke-95 harus dihitung untuk membantu dalam pengambilan keputusan.  Statistik deskriptif yang harus secara rutin dihitung untuk semua data pajanan adalah: Pajanan maksimum Pajanan minimum Rentang pajanan Persen pajanan lebih besar dari NAB Rata-rata pajanan Simpang baku pajanan Rata-rata dari pajanan transformasi log alami Simpang baku dari pajanan transformasi log alami Rata-rata geometris Simpang baku geometris Statistik inferensial Persentil ke-95 Upper tolerance limit Exceedance fraction